Gaji PNSPNS

Ulama Muhammadiyah: Honor Pns-Tni-Polri Haram Jikalau Masuknya Nyogok

KasihInfo.xyz —102 Ulama muda Muhammadiyah menyatakan politik uang dan suap yakni haram. Karena itu, segala hal yang didapatkan berkat perbuatan haram itu juga menjadi haram.


Isu politik uang dan suap yakni salah satu poin dari tausiah kebangsaan Kongres Ulama Muda Muhammadiyah (KUMM). Tak hanya di tataran politik kepartaian saja, namun dalam tataran jabatan pekerjaan, imbauan ulama muda ini juga berlaku. Misalnya jabatan PNS sampai tentara yang didapat dengan cara ‘nyogok’, maka jabatan itu menjadi jabatan yang haram.

“Polisi, TNI, Polri, yang masuk mendaftar dengan cara suap atau mahar PNS, itu juga haram,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak dikala jumpa pers di Gedung Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (31/1/2018).

“Gajinya juga haram. Terang dan tegas pesan ini,” imbuh Dahnil.

Poin pertama dari tausiah kebangsaan ulama muda Muhammadiyah ini ‘mengimbau kepada selurub umat Islam untuk menghindari segala bentuk money politics, sebab merupakan bentuk penyuapan (risywah) untuk meraih jabatan. Perbuatan risywah menerima laknat dari Allah SWT baik pemberi, penerima, maupun mediator suap. Termasuk menerima pekerjaan menyerupai PNS dengan cara suap, jabatan dan penghasilan Gubernur, Bupati dan Wali kota yang didapat melalui suap baik dalam bentuk mahar politik maupun menyuap pemilih yakni haram’.

Ini yakni hasil tausiah kebangsaan KUMM yang sudah digodok semenjak tiga hari sebelumnya oleh ratusan ulama muda Pondok Pesantren Muhammadiyah seluruh Indonesia. 

Sumber: detik.com

semoga kita semua sanggup jabatan jadi PNS tanpa menyogok iya, sebab sia-sia kita menunjukkan makan keluarga kita dengan uang haram.

Tags
Show More

Related Articles

Close