Berita GuruPNS Guru

Terbaru !! Berikut Ini Prosedur Kenaikan Pangkat Otomatis (Kpo) Guru

BERITAPNS.COMSeperti yang pernah beritapns.com upload pada posting terdahulu bahwa BKN sudah menetapkan kenaikan pangkat otomatis (KPO) dan penetapan pensiun otomatis sudah berlaku pada bulan ini secara nasional.


Namun khusus di kalangan guru banyak yang gagal paham terkait mekanisme Kenaikan Pangkat Otomatis (KPO). Ada sebagian guru yang memahami bahwa dengan diterapkanKenaikan Pangkat Otomatis (KPO) berarti guru tidak perlu lagi mengumpulkan Angka Kredit.


Padahal secara logika aturan saja tidak sempurna bila Surat Edaran BKN tentang Kenaikan Pangkat Otomatis (KPO) ditafsirkan bisa menghilangkan kewajiban guru untuk naik pangkat berdasarkan angka kredit yang diatur dalam Peraturan Menpan. Jika belum paham para guru (terutama guru PPKn) harus berguru lebih mendalam perihal Tata Urutan Perundang-Undangan.  

Penegasan bahwa mekanisme Kenaikan Pangkat Otomatis (KPO) guru tidak menghilangkan kewajiban guru untuk mengumpulkan angka kredit yang dipersyaratkan bahu-membahu pernah disampaikan oleh Kepala BKN, Bima Aria Wibisana pada tahun 2015 yang kemudian ketika gagasanKenaikan Pangkat Otomatis digulirkan. Saat itu ia menyatakan bahwaKenaikan Pangkat Otomatis (KPO) berlaku untuk PNS struktural dan juga PNS fungsional menyerupai guru.

Kepala BKN Bima Aria Wibisana pada Jumat 15 Mei 2015 yang kemudian menyatakan bahwa aturan ini berlaku untuk semuanya (termasuk guru PNS. Namun demikian, ada beberapa mekanisme yang harus diikuti para guru sebelum kenaikan pangkat secara otomatis. Guru PNS tetap harus mengumpulkan angka kredit untuk sanggup naik pangkat. Harus mengambarkan angka kreditnya sanggup memadai.

Jika demikian adanya berdasarkan Admin bagi guru bukan Kenaikan Pangkat Otomatis (KPO) yang diharapkantetapi diberikannya fasilitas dalam mengumpulkan Angka Kredit terutama pada unsur pengembangan profesi menyerupai dimudahkannya kewajiban dalam menciptakan KTISelama ini banyak guru yang terhambat kenaikan pangkatnya alasannya persoalaan KTI. Memang sudah ada wangsit dari Mendikbud dari Dirjen GTK (yang lalu) untuk mempermudah KTI bagi guru. Namun wangsit tersebut tidak sanggup diterapkan tanpa regulasi. Oleh alasannya itu, KAMI MENANTIKAN REGULASI ITU. 

Semoga saja segera diterbitkan regulasi mengenai kenaikan pangkat otomatis bagi pns guru.

Tags
Show More

Related Articles

Close