Honorer IndonesiaHonorer K2

Tenaga Honorer Ingin Jadi Pns, Ini Persyaratan Yang Harus Dipenuhi

KasihInfo.xyz –Dambaan bagi rekan-rekan Honorer ialah tentunya menjadi PNS tanpa tes alasannya ialah mereka rata sudah mengabdi usang terlebih bagi Honorer K2 mereka sudah diseleksi  menjadi K2 masak harus tes lagi pas mau diangkat jadi pns. Namun pemerintah beropini beda, para honorer harus memenuhi persyaratan berikut ini jikalau mau diangkat jadi pns.

Banyak guru honorer masih bertanya-tanya dengan nasib mereka yang sudah mengabdi bertahun-tahun, apakah sanggup diangkat menjadi PNS atau tidak.
Menjawab kegalauan itu, Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan Ichwani mengatakn ketika ini pemerintah sudah menghilangkan jadwal K1 dan K2 yang mana dulunya guru gaji sanggup diangkat menjadi PNS.
Pemerintah sudah menerapkan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang melalukan seleksi pegawai pemerintahan melalui sistem online, dan sanggup di ikuti oleh siapapun yang lolos persyaratan, sehingga tidak ada perbedaan bagi guru gaji atau pendaftar gres yang belum mempunyai pengalaman alias belum pernah mengajar.
“Sekarang sudah pakai sistem Cat jadi tidak ada K1, K2 itu, jadi memang agak dilematis, secara kemanusian memang kita berharap bapak ibu yang sudah usang mengajar ini sanggup diangkat (PNS) cuma dengan hukum ibarat ini kita juga serba salah,”jelas Ichwani, Selasa (10/10).
Melalui Program Guru Garis Depan (GGD) ia berharap pemerintah juga sanggup melaksanakan seleksi belum dewasa tempat yang memenuhi standar menjadi tenaga pendidik sehingga tidak ada perkara Guru Garis Depan yang pulang kedaerah asal alasannya ialah tidak betah.
Diakuinya, putra tempat yang notabene sudah usang di diaerah terpencil tentu akan dengan cepat menyesuaikan diri dengan daerahnya.
“Kita berharap dengan jadwal GGD (Guru Garis Depan) ini kita harap pemerintah sentra juga mencoba merangkul belum dewasa tempat disini untuk diseleksi, bukan hanya di tempat jawa saja, alasannya ialah memang secara kultur dan Geografis, orang kampung lebih memahami dengan daerahnya, sehingga tidak ada lagi kisah beradaptasi, dan lainnya di lapangan,”terangnya.
Saat ini diakuinya, puluahan Guru Garis Depan (GGD) yang melalui sistem rekrutmen Calon Aperatur Sipil Negara (ASN) melalui deretan khusus Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM-3T), yang bertugas di Kabupaten Kayong Utara belum ada yang mengeluhkan ingin berhenti atau ingin pindah, namun beberapa keluhan para Guru Garis Depan ini ialah terkait sarana dan prasarana, inilah yang menjadi tantang bagi Guru Garis Depan (GGD) ini.
“Sejauh ini belum ada, memang kalau keluhan mereka alasannya ialah mereka hampir 2 bulan masuk, ya sarana dan prasarana di kampung lah, kalau yang lain belum ada, “ungkapnya. 
Sumber: tribunnews.com
Demikian warta mengenai persyaratan bagi honorer yang berharap diangkat jadi pns .

Tags
Show More

Related Articles

Close