Gaji PNS 2017

Sistem Pengupahan Pns Baru: Honor Pokok Lebih Besar Dari Tunjangan

KasihInfo.xyz — Sistem Penggajian PNS yang gres sedang dirancang dan akan segera dituangkan dalam bentuk PP. Ada yang menarik dengan sistem penggajian PNS yang gres ini yaitu Gaji Pokok akan lebih besar dari pada tunjangan. Sedangkan yang masih berlaku kini honor pokok lebih kecil dari pada aneka macam derma yang PNS terima.

Pemerintah akan mengeluarkan hukum gres terkait pengupahan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sistem pengupahan yang akan dikeluarkan berbeda dengan sistem upah yang ada dikala ini. Apa saja bedanya?
Asisten Deputi Kesejahteraan SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Salman Sijabat menerangkan, perbedaan pengupahan ini terletak pada porsi upah.
Saat ini, porsi derma PNS lebih besar dibanding dengan honor pokok PNS. Dia mengatakan, pemerintah akan menaikkan porsi honor pokok dalam sistem pengupahan PNS.
“Karena memang sistem penggajian kini ini tidak sesuai lagi. Gajinya kecil, derma besar. Sehingga nanti dibalik gajinya besar, tunjangannya kecil. Sehingga jikalau honor besar tunjangannya kecil nanti pensiunnya jadi besar. Iuran kan menurut gaji, jikalau gajinya kecil kan pensiunnya kecil,” terang beliau menyerupai dilansir dari Liputan6.com, Sabtu (13/5/2017).
Dia mengatakan, kenaikan porsi honor pokok untuk meningkatkan kesejahteraan PNS. Khususnya, dikala PNS masuk masa pensiun.
“Di masa tua, dan kini juga tentunya pemerataan juga harus sama alasannya yakni itu beda-beda instansi,” kata dia.
Dalam sistem gres tersebut, Salman mengatakan pemerintah memasukkan tingkat kemahalan daerah. Ini berbeda dengan sistem pengupahan PNS yang ada dikala ini.
“Ada (perbedaan), yang usang itu tidak melihat kemahalan daerah, besok ada kemahalan daerah, gaji di Jakarta lebih mahal dari pada di Gorontalo,” ujar dia.
Salman juga menuturkan, dapat saja ada kawasan yang gajinya lebih tinggi dari Jakarta.  Ujar dia, itu tergantung tingkat kemahalan daerah. “Di Papua dapat lebih tinggi, tentu kawasan tertentu bukan semua. Tidak semua mahal,” ungkap dia.
Salman bilang, hukum ini akan dituangkan dalam peraturan pemerintah (PP). Saat ini, Menteri PAN-RB Asman Abnur dan Menteri Keuangan Sri Mulyani tengah melaksanakan pembahasan PP tersebut. Dia berharap, PP itu rampung tahun ini.
“Ditargetkan paling tidak tahun ini paling usang harus selesai. Tapi hitung-hitungannya harus matang. Ini problem nasional,” kata dia(liputan6.com).

Tags
Show More

Related Articles

Close