Gaji PNSGaji PNS 2018

Sistem Penggajian Pns Berubah Total, Menurut Perhitungan Gres Honor Pokok Pns Tembus 14 Juta Perbulan

KasihInfo.xyz —emerintah akan menerapkan sistem penggajian gres bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Nantinya haji PNS akan naik sampai belasan juta.  Tetapi tentu saja, kenaikan tersebut tidak berlaku rata untuk semua PNS. Jika selama ini, honor pokok PNS dihitung menurut masa kerja.

Sesuai amanat UU Nomor 5 Tahun 2014 ihwal Aparatur Sipil Negara, rumusan upah yang diterima bagi PNS, alias take home pay, hanya akan terdiri dari tiga komponen, yakni honor pokok, derma kinerja, dan derma kemahalan.
Untuk honor pokok, ada peningkatan rasio atau perbandingan antara besaran honor terendah PNS dan honor tertinggi PNS. Contohnya, kalau honor pokok terendah PNS sekitar Rp 1,2 juta, honor pokok tertinggi sebesar Rp 4,44 juta. Pada 2018, rasionya naik menjadi 1:11,9. Sehingga, honor pokok tertinggi sanggup melonjak Rp 14,3 juta.
Bagi para PNS yang masuk kategori menerima honor pokok tertinggi, kenaikannya akan sangat terasa, yakni dari Rp 4,4 juta menjadi Rp 14,3 juta!. Sebenarnya, berapa sih upah yang diterima PNS di beberapa instansi pemerintah? Gaji pokok PNS 2017 kemudian masih mengacu pada PP Nomor 30 Tahun 2015. Besarannya tergantung golongan dan Masa Kerja Golongan (MKG). Namun, tiap instansi pemerintah menunjukkan derma berbeda-beda.
1. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan
Menjadi belakang layar umum, bahwa Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan merupakan instansi pemerintahan pemberi derma kinerja paling tinggi.
Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2015 ihwal Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, derma pegawai pangkat terendah sebesar Rp 5,36 juta per bulan, sedangkan yang tertinggi sebesar Rp 117,37 juta per bulan. Itu belum ditambah dengan komponen penghasilan lainnya. Pada instansi lain, mungkin penghasilan kurang dari Rp 5,36 juta per bulannya.
2. Kementerian Keuangan
Kementerian yang dipimpin Sri Mulyani itu menunjukkan derma senilai Rp 2,57 juta per bulan, untuk pegawai pangkat terendah, sedangkan yang tertinggi senilai Rp 46,95 juta per bulan. Hal itu menurut Peraturan Presiden Nomor 156 Tahun 2014 ihwal Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kementerian Keuangan.
3. Badan Pemeriksa Keuangan
Sama dengan Kementerian Keuangan, alasannya yaitu mengawasi penggunaan uang negara, Badan Pemeriksa Keuangan juga menjanjikan derma serta honor cukup besar. Hal itu menurut Peraturan Presiden Nomor 188 Tahun 2014 ihwal Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan. Tunjangan yang diberikan untuk PNS berpangkat rendah senilai Rp 1,54 juta per bulan, sedangkan yang tertinggi sebesar Rp 41,55 juta per bulan.
4. Pemprov DKI Jakarta
Dilansir Kompas.com, menurut Peraturan Gubernur DKI Nomor 193 Tahun 2015, PNS Pemprov dan Pemkot di DKI Jakarta pun menjadi PNS akseptor derma tertinggi di Indonesia. Jika digabungkan dengan honor dan derma yang menempel pada honor PNS, take home pay yang diterima PNS di DKI Jakarta di atas rata-rata. Tunjangan mereka paling tinggi sebesar Rp 127 juta.
5. Mahkamah Agung
Pantas, pendaftar CPNS pada Mahkamah Agung (MA) membeludak. Berdasarkan Keputusan Mahkamah Agung Nomor 117/KMA/SK/XII/2015 ihwal Perubahan Keputusan Ketua MA Nompr 128/KMA/SK/VIII/2014 ihwal Tunjangan Kinerja Khusus Pegawai Negeri pada MA dan Badan Peradilan di bawahnya, mengambarkan derma kinerja pangkat terendah pada MA senilai Rp 1,71 juta sampai Rp 1,8 juta per bulan. Sedangkan, derma paling tinggi senilai Rp 31,6 juta sampai Rp 32,6 juta per bulan.
6. Kementerian Hukum dan HAM
Tunjangan kinerja diberikan untuk PNS Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) berpangkat terendah Rp 2,21 juta, sedangkan untuk berpangkat tertinggi senilai Rp 27,57 juta per bulan.
Hal itu menurut Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nompr 5 Tahun 2015 ihwal Perubahan Atas Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 22 Tahun 2014 ihwal Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Kinerja bagi Pegawai pada Lingkungan Kemenkumham.
7. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral
Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2015 ihwal Tunjangan Kinerja Pegawai di Lingkungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, pegawai dengan pangkat terendah berhak mendapatkan derma kinerja senilai Rp 1,96 juta per bulan. Sementara, derma kinerja tertinggi senilai Rp 26,32 juta per bulan.
8. Komisi Pemberantasan Korupsi
Pegawai KPK bahwasanya tidak masuk kategori PNS. Namun, tidak ada salahnya diintip juga. Pegawai komisi antirasuah memang harus digaji tinggi. Sebab, pekerjaannya sangat berisiko bagi keselamatan nyawa maupun godaan suap. Tunjangan kinerja pegawai KPK juga dibilang tidak mengecewakan besar.
Besaran derma kinerja pegawai KPK, yakni yang menjabat kepala cuilan atau tenaga fungsional manajemen senilai Rp 8 juta per bulan, pegawai nonjabatan Rp 4 juta per bulan, dan pegawai pendukung Rp 3 juta per bulan. (Tribunnews.com).
Demikian gosip mengenai sistem penggajian PNS yang berubah total, sehingga honor Pokok PNS melonjak jadi 14 juta perbulan.

Tags
Show More

Related Articles

Close