ASN IndonesiaPTT

Resmi!!, Hasil Ratas Istana: Ptt Diatas 35 Tahun Jadi Pppk

BERITAPNS.COM–Harapan sahabat PTT untuk jadi PNS sekarang pupuslah sudah alasannya ialah dalam UU tidak mengizinkan maka solusinya ialah jadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Sebanyak 4.220 bidan PTT yang berusia di atas 35 tahun diarahkan untuk menjadi Pegawai Pemerintrah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) daerah.
Dalam rapat bersama Komisi IX dewan perwakilan rakyat RI, Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek mengungkapkan, pengangkatan bidan PTT di atas 35 tahun tersebut menjadi PNS memang terganjal aturan.
Dalam pasal 6 Peraturan Pemerintah 98/2000 wacana pengadaan PNS juncto PP 78/2013 dijelaskan, bahwa syarat PNS setinggi-tingginya berumur 35 tahun.
”Sehingga mereka tidak sanggup diangkat menjadi PNS pemda,” ungkapnya kemarin (20/3), di Jakarta.
Persoalan tersebut pun sudah dibawa ke rapat terbatas di Istana bersama Presiden Joko Widodo.
Dari hasil rapat tersebut, mereka diarahkan untuk menjadi PPPK daerah.
Saat ini, hukum terkait pengarahan ini tengah disusun sehingga sanggup segera diterbitkan.
”Selama menunggu ini tamat mereka tetap bekerja dan menerima honor serta tunjungan menyerupai biasa,” jelasnya.
Nantinya, kata dia, meski menjadi PPPK daerah, hak-hak dan tupoksi kerja para bidan PTT ini sama dengan bidan PNS. Hanya saja, memang tak ada jaminan pensiun yang diberikan.
Kendati begitu, pihaknya bersama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) tengah berupaya semoga para bidan yang nantinya menjadi PPPK ini menerima jaminan hari tua. Usulan tersebut pun sudah menerima sinyal positif dari presiden.
Dalam kesempatan itu, Nila turut meluruskan gosip menyesatkan yang berhembus soal kecurangan yang dilakukan Kemenkes dalam seleksi tenaga kesehatan PTT.
Dia menjelaskan, dari 43.310 tenaga kesehatan PTT yang mengikuti seleksi PNS, seluruhnya dinyatakan lolos seleksi.
Hanya saja, ketika pengumuman harus terganjal hukum yang harus dikomunikasikan dengan kementerian/lembaga terkait.
”Memang tes dilakukan Juli 2016 dan diumumkan 2017. Dalam enam bulan tersebut, hasil seleksi sudah diserahkan ke KemenPANRB. Kaprikornus tidak itu namanya dikeep semoga yang usianya akan menginjak 36 tahun gugur,” tegasnya.
Selain itu, lanjut dia, perhitungan usia maksimum dilakukan ketika yang bersangkutan mendaftar sebagai CPNS bukan ketika pengangkatan.
Menanggapi skenario yang dipaparkan Menkes, sejumlah anggota dewan masih belum sepakat. Mereka tetap mendesak, para bidan PTT ini sanggup diangkat menjadi PNS.
Anggota Komisi IX Ketut Sustiawan mengungkapkan, kasus tenaga kesehatan ini seharusnya menjadi pengecualian.
Sebab, kebutuhan tenaga kesehatan di kawasan masih sangat besar. apalagi, hampir seluruh bidan PTT yang berumur diatas 35 tahun ini sudah mengabdi lebih dari 10 tahun.
”Kami usulkan ada revisi UU ASN maupun turunannya. Ini harus dikecualikan alasannya ialah kondisi khusus,” ujarnya.
Senada dengan Ketut, Ketua Komisi IX dewan perwakilan rakyat RI Dede Yusuf pun mendesak semoga bidan PTT ini sanggup diangkat menjadi PNS. Menurutnya, PP 98/2000 sanggup direvisi untuk mengakomodir hal ini.
”Belum lagi nanti tunjungan hari tuanya menyerupai apa dan lainnya. Kita mendesak untuk revisi,” tuturnya.
Sebagai informasi, tahun 2016 lalu, Kemenkes mengadakan seleksi CPNS untuk tenaga kesehatan PTT. Ada 43.310 orang yang mengikuti seleksi ini.
Adapun jumlah tersebut terdiri dari 949 dokter, 444 dokter gigi, dan 41.917 bidan.
Namun, dari jumlah tersebut hanya 39.090 orang yang diangkat menjadi CPNS.
Sisanya, tidak sanggup lanjut alasannya ialah berumur lebih dari 35 tahun.
Sumber:jpnnDemikian informasi yang kami sampaikan semoga bermanfaat, silahkan share info ini semoga lebih banyak yang membacanya

Tags
Show More

Related Articles

Close