ASN IndonesiaINFO CPNS 2017

Prosedur, Persyaratan, Gaji, Pinjaman Dan Jaminan Pppk

BERITAPNS.COM–salah satu solusi pemerintah dalam mengatasi permasalahan Honorer yaitu dengan mengangkat Honorer Menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Banyak pihak yang menolak Menpan-RB yang mau mengeluarkan PP wacana P3K, alasannya dengan adanya PP P3K ini maka pemerintah dianggap mencari solusi semoga Honorer K2 semoga tidak diangkat jadi PNS. Nah, oleh alasannya itu admin tertarik untuk mengangkat goresan pena apa sih itu sebetulnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K), Prosedur pengangkatannya, berapa honor dari P3K serta tunjangan dan jaminan apa yg bakal diperolehnya.

Keistimewaan yang sanggup diterima PPPK


Bagaimana Prosedur Pengadaan PPPK?
Pengadaan Pegawai Pemerintrah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) harus dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu:

  1. Perencanaan Pengadaan PPPK
  2. Pengumuman lowongan PPPK
  3. Pelamaran
  4. Seleksi
  5. Pengumuman hasil seleksi
  6. Pengangkatan menjadi PPPK
Bagaimana Proses Seleksi PPPK
Proses penerimaan PPPK yaitu hampir sama dengan proses pengadaan CPNS dari kalangan umum. Setiap tahapan proses rekrutmen dilakukan dengan evaluasi objektif menurut kompetensi, kualifikasi, kebutuhan Instansi Pemerintah, dan persyaratan lain yang diharapkan dalam jabatan.

Metode Seleksi dan Pengadaan PPPK
Metode yang dipakai dalam penyaringan PPPK yaitu mengguanakan metode ujian CAT CPNS dengan evaluasi utama yaitu Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensi Umum dan Tes Kepribadian. Tes ini sama dengan metode seleksi pengadaan CPNS dari umum, yang membedakan yaitu bobot soal, dimana bobot soal dari PPPK lebih gampang daripada bobot soal Ujian CPNS Umum. 

Persyaratan Menjadi PPPK
Utuk menjadi seorang PPPK maka yang bersangkutan haruslah merupakan pegawai honorer yang belum lulus CPNS pada masa penerimaan CPNS tahun 2013 yang lalu. Yang bersangkutan juga sudah harus mempunyai masa kerja sebagai honorer, dan memenuhi persyaratan sesuai dengan perundangan yang berlaku. Persyaratan untuk menjadi PPPK pada umumnya yaitu hampir sama dengan persyaratan umum dan khusus untuk menjadi PNS, yang menjadi perbedaan yang mencolok diantara keduanya yaitu dari segi “umur”, dimana seorang pelamar PPPK sanggup berumur lebih dari 35 tahun selama beliau mempunyai masa kerja yang telah ditentukan kepada negara, sedangkan umur dari seorang CPNS dibatasi hingga dengan umur maksimal 35 tahun.

Lama Waktu Menjadi PPPK
PPPK yaitu pegawai yang diharapkan instansi pemerintah tertentu dengan jangka perjanjian kerja terpendek selama satu tahun. Setiap PPPK perjanjiannya sanggup diperpanjang sesuai dengan kebutuhan instansi yang bersangkutan dengan menurut patokan evaluasi kinerja PPPK itu sendiri


Apakah PPPK sanggup menjadi Pegawai Negeri Sipil?
PPPK yaitu bukan Honorer, dan semenjak disahkannya UU No 5 Tahun 2014 secara otomatis Honorer dihapuskan. Seorang PPPK tidak sanggup menjadi seorang PNS andaikan yang bersangkutan telah mempunyai masa perjanjian kerja yang cukup usang dengan pemerintah. Berdasarkan UU ASN, Jika seorang PPPK ingin menjadi seorang PNS, maka yang bersangkutan harus mengikuti semua proses seleksi yang dilaksanakan bagi seorang calon PNS, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Gaji dan Tunjangan PPPK
Seorang PPPK akan dibayar honor yang adil, honor yang layak menurut beban kerja yang diberikan kepadanya. Selain itu honor yang diberikan akan dinilai menurut dari tanggung jawab jabatan yang diembannya. Gaji yang diterima seorang PPPK juga akan ditentukan pula oleh besar kecilnya resiko pekerjaan yang akan dilaksanakannya

Gaji PPPK yaitu bukan besaran honor honorer yang tidak layak diberikan kepada seorang pegawai, melainkan honor yang sudah diadaptasi dengan hal hal yang telah disebutkan diatas. Sehingga PPPK satu dengan PPPK lainnya akan mempunyai honor yang besarannya berbeda satu sama lain, alasannya honor yang diterima oleh masing masing perorangan diadaptasi dengan faktor faktor yang mempengaruhi pekerjaan, resiko dan jabatannya.
Selain mendapat honor layak, PPPK juga akan diberikan tunjangan kerja sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Besaran tunjangan antara lain ditentukan oleh instansi yang merekrut PPPK tersebut. Besaran tunjangan PPPK di tingkatan pemerintah sentra akan lebih besar daripada besaran tunjangan di pemerintahan daerah, begitu juga besaran tunjangan pemerintah provinsi akan lebih besar daripada besaran tunjangan pemerintah kabupaten.

Penghentian Perjanjian dan Pemutusan Perjanjian Kerja PPPK
Perjanjian Kerja seorang PPPK sanggup diberhentikan,atau diputuskan. Dalam hal ini status pemberhentian yaitu “pemberhentian dengan hormat”, kalau PPPK yang bersangkutan

  1. Meninggal dunia.
  2. Mengajukan berhenti atas seruan sendiri.
  3. Perampingan organisasi atau kebijakan pemerintah yang mengakibatkan pengurangan PPPK.
  4. Tidak cakap jasmani dan/atau rohani sehingga tidak sanggup menjalankan kiprah dan kewajiban sesuai perjanjian kerja yang disepakati.

Pemecatan PPPK
Seorang PPPK sanggup diberhentikan dengan tidak hormat atau dengan kata lain “dipecat” jika

  1. Dihukum penjara menurut putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan aturan tetap alasannya melaksanakan tindak pidana
  2. Melakukan pelanggaran disiplin PPPK tingkat berat atau tidak memenuhi sasaran kinerja yang telah disepakati sesuai dengan perjanjian kerja.


Jaminan Perlindungan PPPK
PPPK yaitu bukan honorer. Seorang PPPK akan mendapat jaminan tunjangan dari pemerintah berupa

  1. Jaminan hari tua.
  2. Jaminan kesehatan.
  3. Jaminan kecelakaan kerja.
  4. Jaminan kematian.
  5. Bantuan hukum.


Rekomendasi dan Pilihan Bagi Seorang Honorer

  1. Jika anda yaitu seorang calon honorer yang belum lulus CPNS dan berusia kurang dari 35 tahun, maka disarankan anda mengikuti seleksi ujian CPNS dari kategori umum, walaupun memang anda  memang sudah mempunyai masa kerja kepada negara.
  2. Jika usia anda lebih dari 35 tahun, maka silakan anda mengikuti seleksi PPPK alasannya persyaratan untuk mengikuti seleksi cpns dari jalur umum sudah tidak memungkinkan.
  3. Materi Ujian yang diberikan kepada PPPK maupun CPNS dari kalangan umum yaitu sama, yang membedakan yaitu bobot dan tingkat kesulitan soal. 

Semoga dengan membaca artikel ini teman sanggup mengambil kesempulan bahwa PPPK itu cocok atau tidak menjadi Solusi pemecahan duduk kasus Honorer K2.

Tags
Show More

Related Articles

Close