ASN IndonesiaPensiunan

Ini Ia Hak Andal Waris Pensiunan Pns Yang Meninggal Dunia Dari Pt Taspen

BERITAPNS.COM–Masih banyak yang bertanya mengenai Hak Ahli waris pensiunan PNS yang meninggal dunia,  oleh alasannya yaitu itu mari kita bahas mengenai hal tersebut.

Hak Ahli Waris Pensiunan PNS Yang Meninggal Dunia dari PT Taspen. Sebelumnya beritapns.com pernah menciptakan tulisan Hak Ahli Waris PNS Yang Meninggal Dunia. Pada goresan pena tersebut telah disebutkan bahwa Jika Seorang PNS meninggal dunia, maka mahir warisnya berhak atas:
  1. Gaji Terusan.
  2. Jaminan Kematian.
  3. Asuransi Kematian/Askem (THT).
  4. Asuransi Dwiguna (THT).
  5. Pensiun Janda/Duda/Anak.
  6. Pengembalian Uang Taperum PNS


Pertanyaan selanjutnya, bagaimana jikalau Pensiunan PNS (PNS yang telah pensiun) meninggal dunia, apa saja hak-hak mahir warisnya?


Pertanyaan ini juga muncul di komentar, dan kemarin belum bisa beritapns.com jawab alasannya yaitu belum membaca peraturannya lebih detil.

Nah, pada kesempatan kali ini, beritapns.com akan menuliskan artikel mengenai hak-hak mahir waris Pensiunan PNS yang meninggal dunia, sebagai referensi Anda yang menerima petaka berupa janjkematian suami/istri/ayah/ibu Anda yang merupakan seorang pensiunan PNS.


Dasar Hukum Hak Ahli Waris Pensiunan PNS yang Meninggal Dunia

Adapun Dasar Hukum yang menjadi acuan apa saja yang diterima oleh mahir waris Pensiunan PNS yang Meninggal dunia adalah sebagai berikut:

  1. Undang-undang Nomor 11 Tahun 1969 tentang Pensiun Pegawai dan Pensiun Janda/Duda Pegawai.
  2. PP Nomor 49 Tahun 1980 tentang Pemberian Tunjangan Tambahan Penghasilan Bagi Pensiun Janda/Duda Pegawai Negeri Sipil. 
  3. PP Nomor 25 Tahun 1981 tentang Asuransi Sosial Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah dengan PP Nomor 20 Tahun 2013.
  4. PP Nomor 4 Tahun 1982 tentang Pemberian Uang Duka Wafat bagi Keluarga Penerima Pensiun.


Hak Ahli Waris Pensiunan PNS Yang Meninggal Dunia dari PT Taspen


Berdasarkan Peraturan Perundang-undangan di atas, jikalau seorang PNS meninggal dunia, maka mahir warisnya akan mendapatkan hak-hak sebagai berikut:

  1. Pensiun Terusan
  2. Uang Duka Wafat
  3. Asuransi Kematian
  4. Pensiun Janda/Duda
  5. Pensiun Yatim/Piatu


1. Pensiun Terusan bagi Pensiunan PNS yang Meninggal Dunia

Jika seorang PNS meninggal dunia, si mahir waris akan mendapatkan Gaji Terusan, yang dibayarkan selama 4 bulan berturut-turut terhitung bulan berikutnya sehabis PNS meninggal dunia.

Demikian halnya dengan Pensiunan PNS yang meninggal dunia, kepada mahir warisnya juga akan diberikan Pensiun Terusan selama 4 bulan, TMT bulan berikutnya sehabis Pensiunan PNS meninggal dunia, sebelum mahir waris mendapatkan Pensiun Janda/Duda/Yatim/Piatu.


Secara lengkap, besaran Pensiun Terusan yaitu sebagai berikut:

  • Selama 4 bulan, bagi peserta Pensiun PNS / Pejabat Negara / KNIL
  • Selama 2 bulan, bagi Penerima Pensiun Duta Besar;
  • Selama 6 bulan, bagi Penerima Pensiun Presiden/Wakil Presiden;
  • Selama 6 bulan, bagi Penerima Pensiun Tentara Nasional Indonesia / POLRI yang tidak mempunyai bintang jasa/ Tunjangan Veteran yang meninggal 1 Januari 2015
  • Selama 12 bulan bagi Penerima Pensiun Tentara Nasional Indonesia / POLRI yang mempunyai bintang jasa (Gerilya, Sewindu, Kartika Eka Paksi Nararya, Jalasena Nararya, Bhayangkara Nararya, Swa Buana Paksa Nararya);
  • Selama 18 bulan bagi Penerima Pensiun Tentara Nasional Indonesia / POLRI yang mempunyai bintang Jasa Pahlawan


Jika pria pensiunan PNS meninggal dunia, meninggalkan lebih dari 1 janda, besarnya pensiun akses dibagi rata kepada masing-masing janda yang ditinggalkan.

Jika janda/duda Pensiunan PNS meninggal dunia, anak yang memenuhi syarat juga diberikan pensiun akses sebelum dia mendapatkan pensiun yatim piatu.

Besaran pensiun akses yaitu sebesar penghasilan terakhir pensiunan yang meninggal dunia.

2. Uang Duka Wafat

Jika pensiunan PNS atau Penerima Pensiun Janda/Duda meninggal dunia, kepada mahir warisnya juga diberikan Uang Duka Wafat sebesar 3 kali penghasilan di bulan terakhir sebelum yang bersangkutan meninggal dunia.


Penghasilan tersebut yaitu penghasilan tanpa potongan.
Apabila peserta pensiun yang wafat tidak meninggalkan isteri atau suami sebagaimana, uang sedih wafat itu diberikan kepada anaknya.
Apabila peserta pensiun yang wafat tidak meninggalkan isteri atau suami ataupun anak, uang sedih wafat itu diberikan kepada orang tuanya.
Apabila peserta pensiun yang wafat tidak meninggalkan isteri, suami, anak, ataupun orang tua, uang sedih wafat itu diberikan kepada mahir warisnya.

3. Asuransi Kematian Pensiunan PNS

Jika Pensiunan PNS atau istri/suami/anak pensiunan PNS meninggal dunia, kepada mahir warisnya juga diberikan asuransi kematian.


Ketentuan ini sama ibarat ketentuan Asuransi Kematian bagi PNS atau suami/istri/anak PNS yang meninggal dunia.
Besaran Asuransi Kematian Pensiunan PNS yang meninggal dunia yaitu 2 x penghasilan terakhir, sedangkan suami/istri pensiunan sebesar 1,5 x penghasilan terakhir dan kalau anak yang meninggal 0,75 x penghasilan terakhir. 

4.  Pensiun Janda/Duda

Kepada janda/duda yang ditinggal mati oleh pensiunan PNS, sehabis mendapatkan pensiun terusan, maka diberikan pensiun janda/duda yang besarannya yaitu 36% dari dasar pensiun.

5. Pensiun Yatim Piatu

Jika Pensiunan PNS meninggal dunia tidak meninggalkan janda/duda, makan pensiun diberikan kepada anaknya yang masih memenuhi syarat.

Jika Pensiunan Janda/Duda meninggal dunia, pensiun juga dilanjutkan kepada anak yang memenuhi syarat.

Demikianlah informasi mengenai “Hak Ahli Waris Pensiunan PNS Yang Meninggal Dunia” mudah-mudahan bermanfaat. Mohon dikoreksi jikalau ada informasi yang kurang tepat, atau kurang lengkap

Sumber: gajibaru.com
Demikian informasi yang kami sampaikan semoga bermanfaat, silahkan share info ini supaya lebih banyak yang membacanya

Tags
Show More

Related Articles

Close