GAJI HONORER

Gelar Audiensi, Dprd Janji Perjuangkan Honor Guru Honorer

KASIHINFO.XYZAlhamdulillah DPRD sudah mau memperhatikan nasip Gaji dari pada guru honorer yang ada di wilayahnya masing-masing.

Belum terbayarkannya honor guru hononer tingkat SMA/SMK di Kabupaten Berau oleh Pemerintah Provinsi Kaltim, berujung dalam audiensi DPRD bersama ratusan guru honorer, Rabu 5 April 2017.
Hal tersebut mengingat tanggungjawab pengelolaan sekolah tingkat SMA/SMK berada dalam naungan Pemprov Kaltim, sesuai amanat Undang-Undang nomor 23 tahun 2014 wacana pemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, secara bergantian perwakilan guru honorer ini memberikan keresahan mereka kepada DPRD, sekaligus berharap sanggup difasilitasi kepada Pemprov Kaltim.
Diungkapkan Ketua I Forum Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Honorer PU Siti Jamilah, meski belum menerima honor hingga April 2017, seluruh guru honorer tetap menjalankan kewajiban mengajar di sekolah setiap harinya. Ia pun berharap ini sanggup menjadi perhatian Pemprov Kaltim, biar permasalahan honor yang begitu dinanti ratusan guru untuk memenuhi kebutuhan hidup, sanggup segera dibayarkan oleh Pemerintah.
“Hanya itu impian kami, semoga hal ibarat ini sanggup segera ditindaklanjuti Pemprov Kaltim,” ungkapnya.
Sementara Ketua DPRD Berau Syarifatul Syadiah, yang memimpin pertemuan berjanji untuk membantu para guru honorer mencari solusi permasalahan ini. Terlebih tugas guru honorer menurutnya tak sanggup dipandang sebelah mata, terutama bagi pendidikan anak pada sekolah yang berada cukup jauh sentra kabupaten.
“Dalam waktu bersahabat kami akan berkoordinasi dulu dengan Pemkab Berau untuk tetapkan langkah apa yang sanggup ditempuh terkait problem ini,” ujarnya.
Bahkan pihaknya kata Syarifatul, akan segera menyetujui anggaran Rp 11 miliar bila ternyata Pemprov Kaltim tidak menganggarkan honor bagi ratusan guru honorer di Kabupaten Berau. Mengingat anggaran tersebut sejatinya telah tersedia, dan hanya tinggal menunggu persetujuan DPRD.
“Itu salah satu hal yang akan kami koordinasikan juga dengan Tim Anggaran Pemda (TAPD). Kalau tidak bertentangan dengan aturan, anggaran itu sanggup kiya berikan kepada pemprov dan dibayarkan bagi guru honorer kita,” tambahnya.
Namun demikian, pihaknya terperinci Syarifatul Syadiah, akan tetap mendatangi Pemprov Kaltim untuk berkoordinasi terkait hal ini.
“Siapa tahu pemprov sudah menyiapkan anggarannya. Makanya perlu kita tindaklanjuti segera,” pungkasnya.(Klikberau)
Demikian informasi yang kami sampaikan semoga bermanfaat, dan didaerah sahabat juga diperhatikan nasipnya oleh para anggota DPRD.

Tags
Show More
Close