GuruTunjangan Profesi Guru

Dinas Pendidikan : Ratusan Guru Akan Terima Rapelan Pemberian 18 Kali Lipat

Assalamualaikum wr.wb. Selamat siang rekan-rekan guru dan PNS yang berbahagia. salam hangat dan sejahtera untuk kita semua. Pada siang hari ini situs pegawai negri akan menbagikan informasi perihal ratusan guru akan terima rapelan pinjaman 18 kali lipat, penaasaran dengan beritanya? simak selengkapnya dibawah ini……

Kabar bangga untuk ratusan guru di Kota Bengkulu. Dinas pendidikan setempat menyampaikan, sebanyak 381 guru non-sertifikasi dipastikan akan mendapatkan pinjaman hingga 18 kali lipat.
Besarnya pinjaman yang diberikan itu merupakan rapel atas macetnya pembayaran pinjaman semenjak Juli 2014 kemudian hingga tahun ini. Jika dibayarkan 18 kali lipat, dengan hitungan pinjaman sebulan Rp 300 ribu, maka yang diperoleh ketika pencairan nantinya mencapai Rp 5,4 juta.
“Itu ialah pinjaman enam bulan dari Juli-Deember 2014 dan 12 bulan dari Januari hingga Desember,” kata pelaksana kiprah Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Rosmayetti dilansir Rakyat Bengkulu (Grup JPNN.com), Sabtu (9/5).
Tunjangan beserta rapelnya itu dijanjikan cair lima bulan lagi, tepatnya Oktober mendatang. Pasalnya meski sudah ada persetujuan melalui Surat Keputusan Peraturan Menteri Keuangan (SK-PMK), namun pencairan anggaran senilai Rp 3,8 miliar tetap harus menunggu Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan disahkan.
“Saat ini sudah ada PMK. Namun belum sanggup cair dikarenakan dalam APBD kita belum mengalokasikan anggaran tersebut. Dengan adanya PMK maka kita sanggup mengusulkannya pada APBD Perubahan. Datanya sudah diserahkan kepada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) dan sedang dilakukan penyusunan biar sanggup diusulkan anggarannya,” terang Rosmayetti.

Terkait Tunjangan Profesi Guru (TPG) untuk guru non PNS di sekolah negeri, Rosmayetti menyampaikan tidak kuat terhadap pinjaman non sertifikasi yang didapatkan guru non PNS. Namun dengan syarat mereka telah mengabdi minimal lima tahun di sekolah negeri.
“TPG tidak ada hubungannya dengan pinjaman non sertifikasi. Kalau TPG tidak berlaku untuk guru non PNS di sekolah negeri. Untuk pinjaman non sertifikasi masih sanggup diberlakukan sesuai aturannya apabila masa pengabdiannya minimal sudah 5 tahun,” paparnya.
Diketahui sebelumnya pemerintah telah menghapus TPG untuk guru non PNS di sekolah negeri, namun untuk guru non PNS di sekolah swasta atau yayasan masih tetap diberlakukan sesuai dengan hukum yang lama.
“Karena sekolah swasta kan menurut SK (Surat Keputusan) dari kepala sekolah, kita harus ikuti regulasinya. Untuk besaran jumlah pinjaman non PNS ialah sebesar satu kali honor per bulan PNS awal yakni Rp 1,5 juta dan akan diterima setiap tiga bulan sekali,” tandas Rosmayetti.

(dilansir dari situs : http://www.jpnn.com/)

Demikian informasi dan informasi yang sanggup situs pegawai negri sampaikan, semoga sanggup bermanfaat untuk rekan-rekan guru dan PNS semua. Atas perhatian dan  kunjungannya kami ucapkan banyak-banyak terima kasih…..

Tags
Show More

Related Articles

Close