Honorer Indonesia

Dedi Mulyadi:Honorer Seharusnya Diangkat Jadi Pns Sesuai Usang Pengabdian

KasihInfo.xyz –Dari Pemerintah tempat sangat mendukung pengangkatan Honorer harus diutamakan dengan usang dedikasi kerjanya. Bukan malah yang usang mengabdi dan usianya sudah renta (lebih dari 35 tahun) dilarang jadi PNS.

Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mengatakan, pengangkatan guru honorer seharusnya diangkat jadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) sesuai dengan usang dedikasi dan tak perlu diseleksi kembali bersama honorer lainnya. Dedi beralasan, sistem tersebut menciptakan para guru honorer yang sudah usang dan usianya sudah renta akan kalah bersaing dengan tenaga honorer muda.

“Seharusnya guru honorer diangkat PNS sesuai dengan usang pengabdian. Kalau seleksi diratakan semua, niscaya yang usianya renta akan kalah bersaing dengan honorer muda,” terang Dedi kepada wartawan di lokasi rehab rumah milik guru honorer di Kelurahan Nagri Tengah, Kabupaten Purwakarta, Selasa (02/5/). 

Dedi menambahkan, pihaknya akan fokus dalam menuntaskan permasalahan para tenaga honorer tersebut. Selama ini kalau jumlah tenaga honorer tak dibatasi, permasalahan pengangkatan tenaga honorer menjadi PNS tak akan pernah selesai.

“Nanti akan dilihat jumlah pensiun, penggantinya jumlah tenaga honorer yang diangkat menjadi PNS. Kalau tak dibatasi, honorer akan terus bertambah dan meminta diangkat lagi, terus dan terus lagi menyerupai itu. Nanti juga akan aku usulkan ke pusat,” ungkap dia.

Selama ini, jumlah guru honorer di Purwakarta berjumlah 4.000 orang. Dirinya pun sebagai kepala tempat akan terus fokus menuntaskan permasalahan ini. Diharapkan pengangkatan guru honorer menjadi PNS sanggup cepat direalisasikan.

“Saya kini akan fokus untuk menuntaskan permasalahan honorer ini,” ujarnya.
Sumber: Merdeka.com
Semoga saja bunyi atau pendapat Pemerintah Daerah didengar oleh Pemerintah Pusat.

Tags
Show More

Related Articles

Close