PNS

Bapertarum Akan Dibubarkan, Asetnya Akan Dibagikan Untuk Pns Dan Pensiunan

BERITAPNS.COMPemerintah akan membubarkan Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan Pegawai Negeri Sipil (Bapertarum-PNS). Pembubaran forum ini sanggup memberi laba bagi PNS yang masih aktif dan yang sudah pensiun.


Berdasarkan Undang-Undang No 4 tahun 2016 wacana Tapera pasal 77, seluruh aset Bapertarum PNS akan dilikuidasi dan dikembalikan kepada PNS aktif maupun PNS yang sudah berhenti bekerja alasannya pensiun atau meninggal dunia.
“Karena Bapetarum-PNS ini intinya uang PNS. Makara jika dilikuidasi aset Bapetarum dikembalikan kepada peserta,” ujar Direktur Utama Bapertarum PNS Heroe Soelistiawan di Kementerian PUPR, Jakarta, Kamis (22/3).
Dia mengungkapkan PNS yang sudah pensiun akan mendapat hasil pemupukan dana tabungannya yang sudah berkembang. Sebelumnya, peserta pensiunan PNS ini hanya mendapat pokok Tabungan Perumahan (Taperum).
“PNS yang sudah pensiun, ada yang sudah mengambil pokok tabungannya, maka akan kami tambahkan hasil penumpukannya. Sedangkan yang belum, akan kami hitung pokok tabungan dan penumpukannya,” ujarnya. 
Heroe menyampaikan pembayaran pengembalian Taperum PNS ini sebetulnya sudah dilakukan semenjak 19 Maret kemudian kepada PNS pensiun yang masih hidup. Pembayarannya dilakukan melalui PT Taspen (Persero). Adapun jumlah PNS pensiun yang akan mendapat pemupukan sebanyak 1,2 juta orang dengan total nilai Rp 2,6 triliun.
Sedangkan pembayaran bagi pensiunan yang sudah meninggal dunia akan disalurkan melalui Bank BRI. Jumlah penerimannya yang tercatat sebanyak 311 ribu orang dengan total nilai Rp 686 miliar. Untuk sanggup mengambil dana ini, jago warisnya harus membawa persyaratan menyerupai surat kematian, kartu keluarga, KTP, anutan jago waris, dan surat kuasa bagi yang mewakili.
Perhitungan likuiditas dan aset Bapertarum PNS sudah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) serta telah dihitung juga oleh konsultan aktuaria, sehingga didapat jumlah yang harus dibayarkan kepada masing-masing.
“Kalau aset Bapetarum ada dua jenis, aset yang sifatnya rekening individu itu sekitar Rp 8,2-8,3 triliun. Tapi, jika yang sifatnya aset non-cash itu sekitar Rp 2,6 miliar, itu sifatnya cuma mobil, alat-alat operasional kantor, dan sebagainya,” kata Heroe.
Sumber: katadata.co.id
Demikian info mengenai Aset Bapertarum akan dibagikan alasannya Bapertarum akan dibubarkan.

Tags
Show More

Related Articles

Close