Berita Guru

Aturan Gres Segera Diterapkan!!, Guru Wajib Berada Di Sekolah 8 Jam

KasihInfo.xyz –Aturan gres guru wajib berada di sekolah selama 8 Jam akan segera diberlakukan, simak klarifikasi Mendikbud mengenai hukum gres ini.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah menggodok hukum gres yang mewajibkan guru berada di sekolah minimal 8 jam. Rencananya, hukum berlaku mulai tahun anutan gres 2017.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengungkapkan, aktivitas ini wajib untuk seluruh guru, baik itu pegawai negeri sipil (PNS) maupun swasta/yayasan yang telah mendapatkan santunan profesi.
Kewajiban ini tidak mengikat pada jenjang kelas tertentu. ”Semua guru, dari SD hingga SMA,” ujarnya.
Selama ini, waktu guru di sekolah memang tidak semua menyentuh angka 8 jam. Lama sekolah siswa untuk tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) dan sekolah menengah atas (SMA)/sederajat pun tak sama.
Di jenjang SD, siswa dan guru bisa pulang lebih cepat. Biasanya, kegiatan berguru mengajar mulai dilakukan pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 12.00 WIB.
Karenanya, untuk melengkapi kewajiban 8 jam nanti, guru diberikan pilihan lain. Seperti, mengoreksi kiprah siswa, pelatihan siswa di sekolah dan membuka sesi konsultasi dengan siswa.
Lalu, bagi sekolah yang masih memberlakukan double shift, Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini menghimbau semoga nantinya kegiatan berguru mengajar sanggup dijadikan satu di pagi hari.
Siswa yang seharusnya masuk siang sanggup diberi bimbingan terlebih dahulu di luar kelas. Lalu, setelahnya bergantian dengan mereka yang memakai ruang kelas terlebih dahulu.
”Bisa diisi dengan kegiatan lain. Apakah itu diisi permainan edukasi atau lainnya,” tuturnya.
Di samping itu, lanjut dia, pihaknya juga akan melengkapi kebutuhan-kebutuhan sekolah menyerupai ruang kelas tersebut. ”Karena anggaran kita terbatas, tentu nanti ada yang prioritas,” sambungnya.
Muhadjir meyakini, kebijakan ini sanggup bermanfaat bagi sekolah. Dengan guru yang lebih usang di sekolah, maka akan muncul ide-ide untuk sanggup menciptakan sekolah lebih maju.
Selain itu, waktu berguru lebih usang dibawah kendali guru. ”Kalau di luar kan belum tentu belajar. Bisa jadi melaksanakan hal lainnya,” ungkapnya.
Muhadjir mengaku, dikala ini hukum terus dimatangkan. Diharapkan, hukum sanggup terlaksana pada tahun anutan baru. ”Kalau sanggup sebelum puasa (diterapkan, red),” katanya.
Di sisi lain, pihaknya tengah melaksanakan pemetaan sekolah-sekolah yang sering tawuran. dikala ini dinas pendidikan provinsi sudah mulai mendata sekolah-sekolah tersebut di kawasan masing-masing.
Menurutnya, hampir seluruh provinsi berpotensi adanya tawuran pelajar. Namun, paling urgent untuk ditangani yaitu DKI Jakarta.
Kemendikbud sendiri tengah menyiapkan aktivitas untuk pelatihan siswa usai pemetaan dilakukan. Selain itu, akan dipelajari pula perihal sikap bersiklus bawah umur tersebut.
Bagaimana kegiatan mereka dikala mempunyai jam kosong dan lainnya. ”Yang niscaya nanti kita bina secara intensif,” tuturnya.
Sumber:JPNN
Demikian warta ini kami sampaikan semoga menjadi permakluman bagi rekan-rekan guru semuanya. Terima kasih

Tags
Show More

Related Articles

Close